Tamansatriyan - Mahasiswa KKN Universitas Kanjurahan Malang (Unikama) di Desa Tamansatriyan mengolah buah kesemek menjadi bubuk kopi yang mempunyai prospek cerah di pasaran jika digarap serius. Berbeda dengan kopi yang jauh lebih populer, geliat ekonomi di sektor perkebunan kesemek nyaris tak terdengar. Padahal, kenyataan dilapangan, petani kesemek bisa bergerak dinamis. Mereka tidak sekedar berkebun dan menjual hasilnya dalam wujud buah gelondongan, namun bisa diolah menjadi bubuk kopi kesemek sebagai alternatif pemasaran.
| Bubuk Kopi Kesemek |
Kopi kesemek ini dalam pembuatannya dicampuri bahan campuran jagung. Jika tidak dicampur, akan menyebabkan peminumnya merasa pusing. Kopi kesemek memiliki ciri dan karakter khas tersendiri. Aroma yang dihasilkan lebih harum, begitupula dengan cita rasa unik, yaitu rasa asam yang tertinggal lama di mulut. Kopi kesemek memiliki komposisi rasa yang seimbang yaitu manis, pahit, asam.
![]() |
| Kopi Kesemek |
Kopi kesemek, kenikmatan dunia yang masih tersamarkan…..

Posting Komentar